Ekselenizer: Learn more, Do more and Become more

Ekselenizer.com adalah weblog yang didirikan untuk mendukung Anda menjadi unggul. Berbagai menu Kreatif yang membahas tentang blogging, multimedia dan ebook gratis, Pengembangan dalam segi psikologi dan pendidikan, Religi, Cerita Inspirasi, Ketrampilan Hidup dan Manajemen menghiasi situs ini.
Anda mungkin akan bertanya, apa itu Ekselenizer? Sejak 2007, Agus Ridwan Sopari telah memakai nama Ekselenizer sebagai nama buletin cetak yang ia terbitkan sendiri. Nama Ekselenizer, secara bahasa tidak ada yang persis sesuai ejaan bahasa yang baik manapun. Tetapi secara merek, nama ini cukup menarik perhatian. Hanya saja, kata Ekselenizer berawal dari gabungan kata “excellent” dan ditambahi “nizer” yang diartikan “si pembuat”.
Dengan begitu, menurut pendirinya, definisi sekaligus VISI dan MISI dari Ekselenizer Institute yaitu: Ekselenizer adalah untuk mendukung keunggulan Anda dengan gerakan untuk belajar lebih banyak, berbuat lebih banyak dan menjadi lebih.
“ Ekselenizer is favor to be excellent of yours by movements to learn more, do more and become more.” — Agus Ridwan Sopari
Situs ini membuka seluas-luasnya untuk publik untuk menjadi kontributor artikel yang selaras dengan visi Ekselenizer. com.
Ekselenizer, di dalam nama ini ada kata kunci yaitu excellent. Maka dari itu symbol Ekselenizer menyerupai jari tangan yang dilingkarkan untuk menunjukkan kata excellent.
Mengutip dari pernyataan Aristoteles (384-322 S.M.), “Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Kemudian keunggulan bukanlah sebuah tindakan, tetapi kebiasaan.”
We are what we repeatedly do; Excellence, therefore, is not an act but a habit. -Aristotle-
Sejalan dengan ini, seorang ulama besar Islam, Syaikh Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah (wafat tahun 751 H / 1330 M) menyatakan bahwa, kurang lebih seperti ini: Jika niat melakukan sesuatu itu sudah menguat di dalam hati, lama kelamaan menjadi pola pikir (mindset). Apapun yang menjadi pola pikir maka berangsur-angsur akan menjadi kerangka bertindak (work frame). Jika sudah begitu, maka tindakan-tindakan tersebut akan jadi sebuah kebiasaan (habits). Sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan bisa membentuk karakter/kepribadian (personality). Sedangkan KEPRIBADIAN ANDA MENENTUKAN CARA ANDA MENCAPAI MASA DEPAN!
Mudah bagi orang untuk sukses sendiri, tetapi tidak mudah orang bisa mensukseskan orang lain. Tetapi inilah sebuah kaidah agar kesuksesan bisa diraih dengan gemilang.
Hasan Al-Banna pernah mengisyaratkan, bahwa kewajiban lebih banyak daripada waktu yang tersedia, maka bantulah saudaramu untuk mengerjakan amanah-amanahnya. Inilah sebuah kekuatan yang kita harus ikhlas mendorong orang lain untuk sukses. Memberi lalu menerima. Sebuah kaidah inti dari Ekselenizer.
Comments (4)







berkunjung kesini
terima-kasih sahabat atas kunjungannya, salam
Likes the motto “Learn more, Do more and Become more”
it’s similar with “the more we know, the more we don’t know”
“the more we know, the more we don’t know” bak padi yang bulirnya semakin berisi semakin menunduk.