Percayalah, jika ditanya apa modal utama dalam hidup? Saya merenungkan beberapa masa lamanya, saya punya jawabannya. Apa anda akan sepakat dengan saya?

Ketika menginginkan beasiswa untuk sekolah, selain prestasi akademik syarat apa yang bisa meluluskan keinginan itu. Ketika akan melamar pekerjaan kriteria apa yang paling dibutuhkan selain kapabilitas?

Menurut saya bisa dipercaya untuk memegang amanah yang kita minta. Lantas ketika kita menjadi pengusaha pun yang terpenting dari semua permodalan adalah kepercayaan, dipercaya oleh perbankan, suplier, rekan kerja dan konsumen. Lantas ketika akan berkeluarga, dipercaya si calon istri / suami dan calon mertua adalah perasaan pertama yang meyakinkan mereka. Ketika sudah berkeluarga, kebijakan ayah akan sampai ketika anak dan istri merasa ayah mereka dipercaya menjadi ayah.

Lalu jawabannya: percayalah modal utama itu adalah dapat dipercaya dan secara spiritual adalah iman dan mengimani. Kata kuncinya adalah faith, believe, trust, be sure, dan reliable. Yang bersumber dari kejujuran yang bening, hingga binar cahya kehidupan menjadi cemerlang. Ketika dibingungkan oleh 2 hal yang sama-sama benar, hanya kepercayaan dan keimanan yang mampu memutuskannya.

Seiring waktu, pasang surut dan lika liku kehidupan tidak ada yang sempurna, meski telah berusaha. Dari hati yang terdalam, mohon maaf lahir batin kepada siapa saja yang merasa tercederai baik secara individual, sosial, profesional, finansial, dan kesi-“al”-an lain. Semoga Allah memberi yang lebih baik bagi mereka dan memberi irodah, inayah dan pengampunan bagi penulis. Amin.

Jelang pertambahan usia., Ramadhan hari ke-11.

@Bandung by: Agus Ridwan Sopari

Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1433 H, semoga kita bisa meraih sukses sosial, finansial dan spiritual.