Categories
Aktualisasi Design Ideas Destinasi Edu-creative Habituasi Interaksi Islamic Branding Referensi

Ta Kenal Maka Ta Kesan

“Ta Kenal Maka Ta Kesan” satu kalimat yang mengawali kembalinya AgusRidwanSopari.com. Cerita dramatis yang bisa diringkas soal aktivitas blogging saya di dunia maya.

Pada tahun 2009 saya pertama kalinya mempublikasikan personal blog ini. Tidak seperti blogger kenamaan yang telah meraup rezeki dari blogspot, saya malah sebagai pemula langsung bayar self hosted dan domain dot com atas nama sendiri. Diajari blogging oleh saudara Apri Junaidi, sampai diperkenalkan cara customization dan membuat wordpress theme dengan Artisteer. Hasilnya, tentu soal penampilan blog saya mengalahkan sang guru, dan beliau mengakuinya.

Rupanya saya lebih senang untuk ngotak-ngatik tampilan web ketimbang blogging, sampai memiliki beberapa domain dot com untuk memuluskan hobi itu. Dan apa yang terjadi bagi si pemula, crash lah hostingnya, data-data web saya hilang pada tahun 2010. Termasuk aridh.com, yang saya beli domainnya 2008.

Tahun 2011 saya transfer data backup AgusRidwanSopari.com ke web Ideapreneur. Padahal Page Rank sudah 3, Alexa Rank sudah 300-ribuan loh. Sementara itu saya sudah tidak terlalu aktif menulis, lebih produktif pada proyek-proyek desain. Lalu terjadilah kejadian memilukan karena personal blog saya luput diperpanjang sewa domainnya. Domain ini sampai diambil alih pihak asing pada tahun 2014 meski webnya tetap aktif dengan bahasa Jerman. Alhamdulillah, pihak asing itu tak memperpanjang domain AgusRidwanSopari.com-nya sehingga bisa saya beli lagi Januari 2016.

Pesan saya, bagi Anda yang sudah terkenal baik di dunia nyata dan maya, “selamatkan merek™ Anda di internet”

Setelah terinspirasi kawan-kawan Blogger Bandung, saya siap online lagi. Bahwasanya menjadi “menghilang” selama lebih dari 2 tahun itu perlu pengenalan lagi, dan pendekatan cara baru. Fokus baru konten personal blogging untuk berbagi pemikiran, perasaan dan pengalaman pribadi dalam catatan #IDEARIDH: Islamic branding, Design ideas, Edu-creative, Aktualiasi, Referensi, Interaksi, Destinasi & Habituasi.

Postingan Ta Kenal Maka Ta Kesan ini menjadi titik tolak blog ini revive, aktif lagi. Untuk itu, saya buat 6 kalimat kunci untuk proses kenal dan kesan. Kunci-kunci yang tersebut di bawah ini, semua orang dapat melakukannya.

[polar_featurebox icon_type=”ionicons” icon_ionicons=”ion-monitor” title=”DESIGNING” icon_pos=”icon-left” icon_valign=”top” title_tag=”h5″ icon_size=”36″ text_color=”#999999″]Perancangan menghasilkan Audien cepat terkesan! [/polar_featurebox]
[polar_featurebox icon_type=”ionicons” icon_ionicons=”ion-social-buffer” title=”ADVERTISING” icon_pos=”icon-left” icon_valign=”top” title_tag=”h5″ text_color=”#999999″]Periklanan menghasilkan Anda cepat terkenal! [/polar_featurebox]
[polar_featurebox icon_type=”ionicons” icon_ionicons=”ion-ios-settings-strong” title=”MARKETING” icon_pos=”icon-left” icon_valign=”top” title_tag=”h5″ icon_size=”36″ text_color=”#999999″]Pemasaran menjadikan luas dikenal Audien! [/polar_featurebox]
[polar_featurebox icon_type=”ionicons” icon_ionicons=”ion-social-youtube-outline” title=”BRANDING” icon_pos=”icon-left” icon_valign=”top” title_tag=”h5″ text_color=”#999999″]Pemerekan menjadikan dalam dikesan Audien! [/polar_featurebox]
[polar_featurebox icon_type=”ionicons” icon_ionicons=”ion-gear-a” title=”PRINTING” icon_pos=”icon-left” icon_valign=”top” title_tag=”h5″ icon_color=”primary-color” icon_size=”36″ text_color=”#999999″]Percetakan menghasilkan kesan pesan yang menyentuh![/polar_featurebox]
[polar_featurebox icon_type=”ionicons” icon_ionicons=”ion-wand” title=”DEVELOPMENT” icon_pos=”icon-left” icon_valign=”top” title_tag=”h5″ icon_color=”primary-color” text_color=”#999999″]Pengembangan menjadikan langkah maju yang berkesan![/polar_featurebox]

Bagaimana mempraktekkannya, subscribe mailing list saya. Insya Allah, sedikit demi sedikit saya bongkar. Jika Anda mengenal dua dari tiga orang di foto itu, berarti Anda memang belum kenal saya. Salam kenal aja, silahkan berkomentar. Terima kasih mau membaca!

Categories
Edu-creative

5 Tips Untuk Memulai Personal Branding

5 Tips Agus Ridwan Sopari Untuk Memulai Personal Branding. Beberapa tahun lalu, personal branding sesuatu yang asing bagi saya pada awalnya.

Bagaimana bisa sebuah nama pribadi menjadi merek yang berharga seperti halnya merek perusahaan? Personal branding bicara tentang seperti apa Anda bisa menunjukkan skill, bakat dan kemampuan Anda agar berdaya jual.

Merek pribadi disebut sebagai personal branding, sebuah cara memposisikan diri sendiri sebagai apa atau siapa. Laura Lake menyebutkan, dengan personal branding Anda akan membangun diri Anda sebagai seorang ahli di bidang yang Anda pilih, membangun reputasi yang solid dalam industri Anda dan meningkatkan ketenaran Anda serta meningkatkan nilai Anda yang dirasakan pasar.

Personal branding adalah proses dimana orang dan karirnya ditandai sebagai merek. Selanjutnya didefinisikan sebagai penciptaan aset yang berhubungan dengan orang tertentu atau individu; ini termasuk namun tidak terbatas pada, pakaian, penampilan tubuh, dan pengetahuan yang terkandung dalam diri seseorang, yang menyebabkan kesan unik yang tak terhapuskan dan bisa dibedakan. Istilah Personal Branding dianggap telah terlebih dahulu digunakan dan dibahas dalam artikel tahun 1997 oleh Tom Peters dengan judul “The Brand Called You”.

Ada 5 tips dari Kang Aridh untuk memulai menciptakan personal branding Anda, agar nama Anda tersimpan dibenak hati dan pikiran orang di sekitar Anda. Sehingga merek (diri) Anda dicari oleh klien bisnis atau direkrut oleh perusahaan yang Anda idamkan.

1. Membentuk identitas merek pribadi

Setelah Anda melakukannya bahwa pesan yang berfokus pada siapa diri Anda dan apa yang Anda perjuangkan dalam memilih bidang Anda. Sebetulnya, lebih mudah untuk menjual dari yang Anda yakini tentang gambaran diri Anda yang telah dibuat. Maka Jika Anda percaya pada bakat, keterampilan dan kemampuan sendiri, Anda hanya perlu ke pasar khas Anda. Bagaimana Anda memasarkan diri Anda sendiri? Itu mudah. Anda harus menjadi: Sebuah pro dalam industri Anda, seorang ahli di bidang Anda.

 

2. Memereki diri dengan berasosiasi

Bila tidak ada yang tahu siapa Anda, Anda bisa membangun merek Anda dengan mengaitkan dengan nama merek yang sudah ada. Misalnya, Anda bisa bermitra dengan seorang penulis terkenal di bidang Anda dan bekerja pada sebuah proyek bersama. Dengan melakukan ini, Anda akan mendapatkan audiens yang lebih besar dan lebih kredibilitas.

3. Beri tagline untuk nama Anda

Menurut saya, penggunaan personal branding sudah dikenal sejak Pra Islam di tanah Arab. Dengan istilah yang berbeda, tetapi beberapa orang yang terkenal mempunyai julukan atau tanda pengenal (tag). Seperti Al-Amin, sang terpercaya untuk Muhammad SAW. Lalu di sekitar kita, ustadz sedekah siapa? Tidak salah jika Anda langsung menjawab Yusuf Mansur. Jadi ciptakan tagline untuk Anda sendiri yang menunjukkan siapa Anda, keahlian Anda, atau ciri khas lain yang menjadikan orang lain memahami seperti apa diri Anda.

Untuk itu, meski nama lengkap saya Agus Ridwan Sopari, saya tetap memakai nama akrab untuk bisnis @aridwansopari dengan tagline “Agus Ridwan Idea Development Helper” atau Ideapreneur.

4. Kelilingi diri Anda dengan orang yang tepat

Jim Rohn mengatakan bahwa “you’re the average of the five people you spend the most time with.” Artinya berteman dengan sesiapa menjadikan Anda sebagai sesuatu, yaitu yang persis seperti kelima teman Anda yang sering menghabiskan waktu bersama Anda. Dengan bertemu orang-orang dengan ambisi yang sama dan gairah, Anda akan menjadi lebih termotivasi dalam pekerjaan yang Anda lakukan.

5. Promosikan merek Anda

Salah satu cara yang mudah, murah dan familiar adalah dengan menggunakan jejaring sosial. Ungkapkan diri Anda disana, buat diri Anda unik dari teman-teman yang lain. Jika membuat tulisan, catatan dan juga posting blog lakukan hal yang berbeda dengan kebanyakan orang, jangan sekadar menyalin. Kreatifitas menjadi hal yang harus diupayakan dalam mempromosikan merek Anda.

 

Setelah mengikuti tips di atas sebagian orang mulai melihat nama Anda dan menjadi sadar akan manfaat dan pengetahuan yang Anda tawarkan. Sebelum Anda tahu itu, ribuan orang tidak akan hanya tahu siapa Anda tetapi mereka juga akan mulai mencari layanan dan keahlian Anda. Mereka akan mengidentifikasi dengan merek Anda sebagai ANDA.