Categories
Habituasi

11 Sikap Gagal Penghancur Karir

AGUSRIDWANSOPARI.COM – Ada banyak orang gagal dalam pekerjaan hanya karena memiliki 11 11 Sikap Gagal Penghancur Karir, ya karirnya sendiri! Jangan sampai di pekerjaan anda terjangkit penyakit gagal ini ya! Semakin besar tanggungjawab seseorang di dalam perusahaan, semakin banyak tuntutan yang harus dipenuhi. Selain pekerjaan yang harus dikelola sebaik mungkin, juga pendekatan yang baik harus dilakukan kepada para rekan kerja, atasan dan bawahan. Ada banyak orang gagal dalam pekerjaan hanya karena sikap-sikap di bawah ini:

  • Arogansi: merasa diri paling benar dan yang lain salah
  • Melograma: selalu ingin menjadi pusat perhatian
  • Volatility: sulit ditebak, bersikap sesuai mood-nya
  • Excessive Caution: takut mengambil keputusan
  • Habitual Distrust: sikap yang selalu curiga kepada orang lain

 

Sikap kita dalam menghadapi tantangan hidup menentukan penderitaan kita atau kebebasan kita! via @ekselenizer

— Agus Ridwan Sopari (@KangAridh) February 16, 2012

  • Aloofness: sulit dihubungi dan berkomunikasi dengan orang lain
  • Mischievousness: peraturan dibuat untuk dilanggar http://agusridwansopari.com
  • Eccentricity: selalu ingin berbeda, sehingga terkadang dianggap aneh oleh orang lain
  • Passive Resistance: tidak yakin dengan apa yang dia katakan
  • Perfectionism: kebanyakan dianggap salah, hanya sedikit yang benar
  • Eagerness to please: mengejar popularitas dalam setiap situasi

Pilih pekerjaan bukan dari sberapa banyak yg akan Anda DAPATKAN, tetapi pilih karena menjadikan Anda sebagai PRIBADI APA dgn pekerjaan itu.

— Agus Ridwan Sopari (@KangAridh) September 22, 2010

Adakah kamu memiliki salah satu sikap-sikap di atas?  Sebaiknya kamu memikirkan untuk mengelolanya dari sekarang.

Sumber 11 Sikap Gagal Penghancur Karir di atas yang disadur dari Why CEOs Fail by David L. Dotlich & Perter C. Cairo;  Jossey-Bass, 2003

Categories
Referensi

Pengertian Sukses VS Pengertian Gagal

AGUSRIDWANSOPARI.COM – Kutipan singkat mengenai Pengertian Sukses vs Gagal pernah dimuat di buletin Ekselenizer edisi Mei 2008. Diadaptasi dari “The Top 10 Misconceptions About Success”, Jim M. Allen. CoachJim.com.

Kesalahpahaman 1
Beberapa orang tidak bisa sukses karena latar belakang, pendidikan, dan lain-lain. Padahal, setiap orang dapat meraih keberhasilan. Ini hanya bagaimana mereka menginginkannya, kemudian melakukan sesuatu untuk mencapainya.

Kesalahpahaman 2
Orang-orang yang sukses tidak melakukan kesalahan. Padahal, orang-orang sukses itu justru melakukan kesalahan sebagaimana kita semua pernah lakukan Namun, mereka tidak melakukan kesalahan itu untuk kedua kalinya.

Kesalahpahaman 3
Agar sukses, kita harus bekerja lebih dari 60 jam (70, 80, 90…) seminggu. Padahal, persoalannya bukan terletak pada lamanya anda bekerja. Tetapi bagaimana anda dapat melakukan sesuatu yang benar.

Sukses bukanlah titik pencapaian akhir, tapi ia adalah sebuah proses, perjalanan dan perjuangan. #idearidh

— Agus Ridwan Sopari (@KangAridh) October 28, 2011

Kesalahpahaman 4 Anda hanya bisa sukses bila bermain sesuatu dengan aturan. Padahal, siapakah yang membuat aturan itu? Setiap situasi membutuhkan cara yang berbeda. Kadang-kadang kita memang harus mengikuti aturan, tetapi di saat lain andalah yang membuat aturan itu. http://agusridwansopari.com

Kesalahpahaman 5 Jika anda selalu meminta bantuan, anda tidak sukses. Padahal, sukses jarang sekali terjadi di saat-saat vakum. Justru, dengan mengakui dan menghargai bantuan orang lain dapat membantu keberhasilan anda. Dan, sesungguhnya ada banyak sekali orang semacam itu. http://agusridwansopari.com

Kesalahpahaman 6 Diperlukan banyak keberuntungan untuk sukses. Padahal, hanya dibutuhkan sedikit keberuntungan. Namun, diperlukan banyak kerja keras, kecerdasan, pengetahuan, dan penerapan,

Sukses bukan satu pencapaian, lalu berpuas diri. Kesuksesan adalah proses berkelanjutan seumur hidup.

— Agus Ridwan Sopari (@KangAridh) February 11, 2013

Kesalahpahaman 7
Sukses adalah bila anda mendapatkan banyak uang. Padahal, uang hanya satu saja dari begitu banyak keuntungan yang diberikan oleh kesuksesan. Uang pun bukan jaminan kesuksesan anda.

Kesalahpahaman 8
Sukses adalah bila semua orang meng-akuinya. Padahal, anda mungkin dapat meraih lebih banyak orang dan pengakuan dari orang lain atas apa yang anda lakukan. Tetapi, meskipun hanya anda sendiri yang mengetahuinya, anda tetaplah sukses.

Kesalahpahaman 9
Sukses adalah tujuan. Padahal, sukses lebih dari sekedar anda bisa meraih tujuan dan goal anda. Katakan bahwa anda menginginkan keberhasilan, maka ajukan pertanyaan “atas hal apa?”

Kesalahpahaman 10
Saya sukses bila kesulitan saya berakhir. Padahal, anda mungkin sukses, tapi anda bukan Tuhan. Anda tetap harus melalui jalan yang naik turun sebagaimana anda alami di masa-masa lalu. Nikmati saja apa yang telah anda raih dan hidupan setiap hari sebagaimana adanya.